Bisnis Makanan dan Minuman

Pemerintah

Sejak pandemi mulai menjadi masalah pada Maret 2020 lalu, pemerintah memutuskan untuk membatasi kegiatan sosial. Menurutnya, kewenangan pemerintah kabupaten/kota adalah sekolah setingkat SD dan SMP. “Apa yang disampaikan Menteri Nadiem benar sekali, bukan berarti sekolah harus menunggu bulan Juli, tapi ketika guru sudah divaksinasi, maka sekolah sudah mulai bisa PTM terbatas,” ungkapnya. CILEGON, SSC – Di tengah keinginan Pemerintah Kota Cilegon untuk menggelar Sekolah Tatap Muka pada masa pandemi Covid-19 di bulan Juli nanti, rupanya masih banyak guru yang sampai saat ini belum disuntik vaksin Covid-19. “Kami telah siapkan sarana dan peralatannya, sesuai dengan arahan dari Dinas Pendidikan, maupun dari Satgas Covid-19 Kota Kediri.

Selain guru, kata Dudung, survei juga dilakukan terhadap 30 ribu orang tua siswa. Dari survei tersebut, seventy five persen orang tua mengaku ingin pembelajaran tatap muka dilakukan, 15 persen ingin pembelajaran tetap daring, dan sisanya tidak tahu. “Sesuai kenyataannya kita harus hidup dengan pandemi COVID-19. Satu-satunya opsi kita harus melaksanakan tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat agar Indonesia tidak kehilangan satu generasi,” katanya lagi. Upaya vaksinasi yang dilakukan menyeluruh kepada para guru, kata dia, sejalan dengan langkah Dindik mematangkan penyelenggaraan belajar tatap muka pada Juli 2021 mendatang. Hal itu dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih maksimal. Terkait hal tersebut maka penyelenggaraan pembelajaran melalui metode tatap muka pada semester genap 2021 yang akan datang tidak lagi berdasarkan pada zonasi penyebaran Covid-19 namun merupakan kebijakan dari pemerintah daerah setempat dalam hal ini Pemerintah Daerah.

“Pada awalnya kita mendapat alokasi vaksin three,9 juta untuk yang mandiri atau berbayar dan 1,5 juta vaksin untuk yang free of charge. Tapi setelah hasil rapat kemarin dengan pemerintah pusat, seluruhnya akan digratiskan,” ujarnya. “Kalau saya kan memang tidak masuk golongan yang akan divaksin, karena faktor usia di atas 50 tahun. Tapi kalau boleh menentukan, saya ingin anak-anak sekolah dulu yang dilakukan vaksinasi Covid-19,” ujarnya. Bahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai PJJ ini bisa berdampak negatif dalam jangka panjang. Risiko siswa mengalami putus sekolah juga akan meningkat karena anak-anak terpaksa membantu keluarganya dalam krisis keuangan saat terjadinya pandemi.

Untuk memastikan hal ini, pihamnya pun telah menyelenggarakan webinar pelatihan khusus untuk para guru. Mereka diajari bagaimana memanfaatkan teknologi untuk PJJ dan panduan agar tidak terpaku pada pemenuhan kurikulum. Setelah tahap II dibuka, dua bulan kemudian atau sekitar November, baru giliran PAUD dan TK yang diizinkan melakukan aktivitas kembali di sekolah. “Kami mengutamakan dulu jenjang yang lebih tinggi untuk memastikan social distancing bisa terjadi,” papar mantan Bos Gojek tersebut. Lainnya sebesar 6,eight persen karena belum ada sosialisasi protokol kesehatan dari pihak sekolah dan Tidak memiliki kendaraan pribadi, sehingga harus naik angkutan umum yang rentan tertular Covid-19. Saat ini kasus di Kubar sudah menurun, sehingga Disdik Kubar mengusulkan agar tatap muka khusus yang Ujian, untuk kelas 6 dan kelas 9.

Jumlah kursi dan meja siswa yang disediakan di dalam ruang kelas hanya disediakan 15 pasang, separuh dari jumlah whole. Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa segala anggaran yang digunakan untuk melengkapi mekanisme proteksi pembelajaran tatap muka agar di masukkan ke dalam dokumen rencana kerja daerah . Bagi pemda yang pemasukannya rendah dan sangat bergantung dari switch pusat, Tito meminta mendikbud bisa mendukung bila mana masih ada ruang fiscal.

Pemerintah mulai menghimbau untuk sekolah tatap muka

Salah satunya adalah potensi studying loss, atau kehilangan pembelajaran yang disebabkan rendahnya akses internet di berbagai daerah, juga perbedaan kemampuan SDM pengajar dalam melakukan pendidikan jarak jauh. Kota Malang | JATIMONLINE.NET,- Memasuki masa Kenormalan Baru, sekolah tatap muka Slot Online Terpercaya mulai dipertimbangkan dilaksanakan, meski dengan berbagai aturan penerapan protokol kesehatan. HALUANRIAU.CO, PEKANBARU – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Anwar Makarim mengizinkan sekolah di Zona Hijau dan Kuning untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka, dimasa pandemi Covid-19.

Karena sekolah sudah lama siap untuk menerapkan proses belajar tatap muka bagi SD dan SMP sesuai dengan kewenangan pemerintah Kota Jambi hingga pihak sekolah sudah berkali-kali melakukan rapat koordinasi. ‘’Rencana untuk pembelajaran tatap muka akan kami jalankan sesuai surat edaran empat menteri. Orangtua siswa sudah mengizinkan untuk mengadakan pembelajaran tatap muka,’’ ujar Kepala SMPN SATAP Baturinggit, Kubu Karangasem, Dra.Ni Luh Putu Srie Melani, M.Pd., Minggu (20/12).

“Meski kasus virus corona belum ditemukan Kabupaten Nunukan, anak-anak tetap harus waspada, jangan remehkan virus ini, tapi jangan pula terlalu panik menyikapi keadaan ini,” tutupnya. “Kami membuat sebuah pemetaan untuk pendataan ini sesuai dengan surat yang dikeluarkan Dinkes waktu itu, selama satu minggu melalui google type didapati pendaftar baru 10.410,” katanya. “Kita siapkan tiga skenario, pertama persen maksimal untuk masa uji coba atau masa simulasi berlangsung kurang lebih satu sampai empat minggu,” katanya. “Pemerintah melalui Dinas Kesehatan mengoordinasikan para guru terutama di pendidikan formal targetnya sudah divaksin semua,” katanya. Jayapura-Pemerintah Pusat dinilai belum serius menangani masalah perijinanan untuk penanam modal asing maupun penanaman modal dalam negeri di daerah.