Bisnis Makanan dan Minuman

Sekolah Tatap Muka Mulai Juli 2021, Begini Respons Orang Tua Murid Di Jakarta

Pada 24 Februari 2021, pemerintah mulai menjalankan program vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan. Prioritas sasaran vaksinasi bagi guru dan tenaga pengajar ini dimaksudkan sebagai upaya untuk mulai menjalankan pembelajaran tatap muka pada semester kedua tahun 2021. Bisa dikatakan keadaan kelas saat belajar tatap muka itu bebas tapi terikat. Mulai belajar tatap muka dengan sistem membagi rombongan belajar menjadi dua shift ada kekurangannya. Dalam sehari mereka harus belajar beberapa pelajaran seperti biasa, hanya saja durasinya yang berkurang. Biasanya satu jam pelajaran memerlukan waktu 90 menit, namun kini hanya menghabiskan waktu 60 menit bahkan kurang.

Pemerintah Kota Jambi telah melakukan pendataan terkait dengan dukungan komite sekolah dan pernyataan orang tua untuk melaksanakan pembelajaran secara tatap muka. Lebih dari 90 persen orang tua murid setuju pembelajaran tatap muka dilaksanakan. Sutiaji menambahkan pembelajaran tatap muka terbatas ini harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sifatnya belum permanen, masih ada kemungkinan dihentikan jika nantinya ada kasus konfirmasi selama berlangsungnya pembelajaran tatap muka.

Tatap muka bagi anak SD

”Nantinya saya juga akan sampaikan ke Dinas Pendidikan mengenai adanya SD, TK maupun PAUD yang sudah tatap muka,” tegas Ides. Ekonomi sudah barang tentu menjadi sektor terparah yang terdampak akibat pandemi. Kebijakan-kebijakan pembatasan sosial , seperti karantina wilayah, PSBB, PPKM dan peristilahan lainnya meruntuhkan sendi-sendi penopang stabilitas ekonomi baik makro maupun mikro.

Vaksinasi bagi pendidik dan tenaga kependidikan mendorong pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas. Jika memang sekolah tatap muka tetap terlaksana tahun 2021, IDAI meminta pemerintah melibatkan dinas kesehatan, Satuan Tugas COVID-19, dan organisasi di daerah setempat. Aman menyarankan pemerintah untuk melibatkan orang tua dalam pelaksanaan sekolah tatap muka.

Selama pandemi Covid-19, kegiatan belajar mengajar secara umum dilaksanakan dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ. Dalam sistem ini, proses belajar siswa tidak lagi dilakukan secara konvensional dengan tatap muka langsung antara guru dan siswa di kelas setiap hari, tetapi dengan metode daring maupun luring, baik harian maupun satu minggu sekali. Nadiem mengatakan sejatinya sejak Januari tahun ini semua pemerintah daerah sudah bisa memberikan izin untuk pembelajaran tatap muka secara terbatas jika sekolah mampu memenuhi syarat protokol kesehatan namun kebijakan ini tidak bersifat wajib. Namun pada kenyataannya hanya 22 persen satuan pendidikan yang melangsungkan pembelajaran tatap muka. Tidak ada yang menduga bahwa sebuah virus akan mengubah cara manusia menjalani hidup, termasuk cara bersekolah. Pandemi Covid-19 seolah “memaksa” guru, murid, dan orang tuanya untuk mengandalkan teknologi agar proses switch Judi Slot Online ilmu dapat terus berlangsung.

Kedua, memperhatikan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial seluruh insan pendidikan. “Pemerintah akan senantiasa memantau dan mengevaluasi situasi pandemi agar proses dan manfaat pembelajaran tetap dapat berlangsung,” kata Ainun yang dikutip dari siaran pers yang diterima Kontan.co.id pada Kamis (11/3). Jakarta, CNBC Indonesia – Meski pemerintah memiliki goal untuk menggelar pembelajaran tatap muka secepat mungkin, namun tampaknya hal tersebut belum final. Kepala Sekolah SDN Rawasari 05 Pagi, Nursaena mengimbau para orang tua memastikan putra-putrinya dalam keadaan sehat atau tidak ada keluhan sakit batuk, pilek, sakit tenggorokan serta diwajibkan sarapan sebelum berangkat sekolah. Orang tua juga dianjurkan untuk mengantar anaknya atau jika harus berjalan kaki dari rumah, siswa harus dalam pengawasan orang tua. Selama masa transisi, yakni dua bulan pertama, kantin tidak diperbolehkan buka.